Iklan Uptitle

6 Tempat Ekstrim di Dunia, Berani Berkunjung?

Bumi merupakan salah satu planet di tata surya yang menjadi tempat tinggal kita. Bumi yang luas inipun memiliki berbagai macam kondisi permukaan yang berbeda-beda. Pergerakan bumi terhadap sumbunya dan revolusi terhadap matahari menciptakan perbedaan iklim dan cuaca di permukaannya. Pergerakan dari dalam bumi seperti lempeng tektonik dan aktivitas vulkanik juga mempengaruhi terbentuknya permukaan bumi seperti gunung, lembah, tebing, dataran tinggi, sumber air panas dan lain sebagainya.

Dengan berbagai aktivitas yang terjadi di bumi menjadikan banyak pula kondisi alam yang ekstrim dan sulit untuk ditempati seperti tempat-tempat berikut ini, apakah kamu berani berkunjung ke salah satunya?

1. Gunung Api Kilauea - Gunung Api Teraktif di Dunia
Gunung Api Kilauea terletak di sebelah tenggara kepulauan Hawaii, Amerika Serikat. Salah satu gunung api di Hawaii ini sebenarnya merupakan sebuah gunung api bawah laut, karena aktivitas vulkaniknya yang sangat aktif puncak gunung api inipun menyembul ke permukaan laut. Gunung ini memiliki tinggi sekitar 1247 meter di atas permukaan laut dan memiliki ketinggian 4168 dari dasar laut.

Gunung ini merupakan gunung yang paling aktif di dunia, sejak letusannya tahun 1983 gunung ini tetap mengeluarkan lava secara terus menerus. Keadaan ini menjadikan Gunung Api Kilauea sebagai salah satu gunung yang paling berbahaya di dunia.

Meskipun berbahaya dan beresiko tinggi terkena letusan gunung, terdapat paket wisata yang sangat ekstrim disuguhkan di sini yakni menyaksikan aktivitas alam berupa aliran lava pijar. Paket wisata ini bernama Lava Boat, pengunjung yang menaiki perahu akan diajak mendekat ke aliran lava yang berpijar dan mengalir jatuh ke laut. Tetapi tenang saja paket wisata ini memiliki standar keamanan yang tinggi dan telah mendapat izin dari pengelola Hawaii Volcanoes National Park. 

2. Dallol - Daerah Terpanas yang Dihuni Manusia
Dallol merupakan sebuah tempat terpanas yang dihuni manusia. Tercatat pada tahun 1960 dan 1966 rata-rata temperatur tahunan di daerah ini mencapai 35 derajat Celcius dan ketika siang hari temperatur di Dallol ini dapat mencapai sekitar 46 derajat Celcius. Selain matahari yang bersinar terik, sumber mata air panas dan semburan gas juga berpengaruh meningkatkan suhu sekitar.

Warna-warni terutama hijau dan kuning cerah di kawah Dallol ini disebabkan oleh banyaknya kandungan mineral, besi, garam, dan belerang di dalamnya. Dallol merupakan sebuah kawah akibat letusan gunung berapi. Gunung berapi ini meletus terakhir kali pada tahun 1926. Suhu panas dan semburan gas beracun yang kapan saja bisa keluar menjadikan tempat ini menjadi salah satu tempat ekstrim di Bumi yang beresiko tinggi terhadap keselamatan nyawa.

Lokasi Dallol ini merupakan salah satu lokasi terpencil di dunia. Untuk menuju daerah ini dapat menggunakan jeep sebagai transportasi utama atau hewan unta yang biasanya digunakan untuk mengangkut garam. Bagi kamu yang hobi berpetualang dan mengunjungi lokasi-lokasi yang anti mainstream Dallol adalah pilihan yang cocok.

3. Gunung Chimborazo - Titik Terdekat ke Ruang Angkasa
Gunung Chimberazo merupakan sebuah gunung yang berada di Ekuador bagian dari rangkaian Pegunungan Andes yang membentang di tujuh negara sepanjang 7000 km dengan lebar sekitar 500 km. Gunung Chimborazo terakhir kali erupsi pada tahun 550 Masehi. Meskipun bukan yang tertinggi di Pegunungan Andes, gunung ini memiliki titik puncak yang berbeda dari yang lainnya.

Gunung dengan tinggi mencapai 6268 meter di atas permukaan laut ini dinobatkan sebagai gunung yang memiliki puncak terdekat ke angkasa luar. Mengapa bisa demikian sedangkan gunung tertinggi yang sekarang kita ketahui adalah Gunung Everest?

Berdasarkan letak gunung di permukaan bumi terhadap garis khatulistiwa dan pegukuran dari puncak gunung ke titik inti bumi, puncak Gunung Chimborazo merupakan yang terjauh dari inti bumi. Gunung ini hanya satu derajat ke selatan dari garis khatulistiwa, dimana daerah khatulistiwa memiliki diameter lebih besar daripada daerah yang lebih jauh dari khatulistiwa. Maka dengan demikian dapat dikatakan bahwa titik puncak gunung ini adalah yang terdekat ke ruang angkasa

Gunung ini memiliki puncak yang selalu tertutup oleh gletser. Jika kamu ingin mendaki sebaiknya telah berpengalaman terutama dalam hal trekking gletser, terdapat beberapa jalur pendakian yang dapat ditempuh oleh para pendaki untuk mencapai puncak Gunung Chimborazo. 

4. Gurun Atacama - Tempat Terkering di Dunia
Gurun Atacama membentang lebih dari 1000 km dan memiliki luas sekitar 105000 km persegi di pantai pasifik Amerika Selatan. Gurun ini dikenal sebagai gurun yang paling kering di dunia. Setiap tahun gurun ini menerima curah hujan kurang dari 1mm/tahun, jika dibandingkan dengan Death Valley maka nilai tersebut 50 kali lebih kering.

Dalam kurun waktu tertentu yakni dari tahun 1903 sampai 1918 tercatat gurun ini sama sekali tidak menerima hujan setetespun. Dan ini adalah periode terpanjang tidak turun hujan yang tercatat dalam sejarah dunia. Gurun Atacama tidak hanya menjadi tempat paling kering di dunia namun juga sebagai tempat yang paling tua di permukaan Bumi. Gurun ini juga sedikit sekali mengandung senyawa-senyawa organik pada pasir atau tanahnya.

Karena keadaan yang begitu kering, gurun ini pun dianggap sebagai permukaan Bumi yang mirip planet Mars. NASA pun menggunakan tempat ini sebagai lokasi pengujian untuk meneliti mengenai ada tidaknya kehidupan di planet Mars. Sebab karakteristik tanah di gurun ini mirip dengan kondisi planet Mars

5. Salar de Uyuni - Padang Garam Terluas/Tempat Terdatar di Bumi
Salar de Uyuni merupakan padang garam yang terluas di dunia, terletak di barat laut Bolivia, Amerika Selatan. Padang garam ini mengandung garam setidaknya 10 miliar ton yang tersebar di area seluas 10582 km persegi. Tidak hanya garam, unsur logam seperti Magnesium, Lithium, dan Natrium juga terdapat di sini. 70 persen cadangan Lithium yang ada di dunia berada di Salar de Uyuni.

Salar de Uyuni terbentuk sekitar 40000 tahun yang lalu oleh perubahan bentuk danau prasejarah bernama Lago Minchin. Kedalaman endapan garam di Salar de Uyuni diketahui berkisar antara 2 hingga 20 meter.

Ketika padang garam ini tertutupi air maka pemandangan menakjubkan dapat kamu lihat yakni berupa seperti kaca alami yang memiliki ukuran terbesar di dunia. Tidak hanya menjadi destinasi wisata, Salar de Uyuni juga menjadi salah satu tumpuan ekonomi dari Bolivia karena kandungan mineral-mineral yang ada di padang garam ini.

6. Antartika - Benua Terdingin di Bumi
Membayangkan Antartika pasti sudah kebayang akan hamparan salju yang luas dan suhunya yang sangat dingin. Ya benar sekali, benua ini merupakan benua yang memiliki suhu terdingin di Bumi dan benua ini 98% tertutupi oleh es. Benua ini merupakan kutub selatan Bumi dan dikelilingi oleh beberapa samudera yakni Samudera Pasifik, Samudera Hindia, dan Samudera Atlantik. Benua ini memiliki luas mencapai 14 juta km persegi atau sekitar 2 kali ukuran Australia.

Meskipun Benua ini hampir seluruhnya merupakan hamparan es tebal dan dingin, benua ini tetap dikunjungi oleh orang-orang yang ingin melihat secara langsung kondisi Antartika secara langsung. Kamu dapat menaiki kapal pesiar dan mendekati Antartika tetapi hanya mencapai batas aman karena semakin mendekati daratan Antartika banyak sekali gunung es yang mungkin akan membahayakan kapal.

Kamu juga bisa menginjakkan kaki di Antartika dan mengunjungi beberapa lokasi di sana. Kamu dapat memesan paket wisata yang khusus berkunjung ke Antartika. Jika kamu berkunjung ke Antartika maka persiapan harus benar-benar matang dan pendamping yang akan menemani benar-benar memiliki pengetahuan mengenai kondisi daerah yang akan dikunjungi.

Kamu pasti sudah membayangkan ekstrimnya keadaan alam yang dibahas di atas. Berani berkunjung ke salah satunya?

0 Response to "6 Tempat Ekstrim di Dunia, Berani Berkunjung?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel