Iklan Uptitle

7 Wisata Sejarah Mesir Kuno Terpopuler di Dunia yang Wajib Dikunjungi

Peradaban Mesir kuno merupakan salah satu peradaban dunia yang sangat menakjubkan. Peradaban ini dimulai dengan menyatunya Mesir Hulu dan Hilir menjadi suatu kerajaan sekitar tahun 3150 SM dan kemudian berkembang selama kurang lebih 3000 tahun. Bangunan-bangunan di Era Mesir Kuno pun sangat menakjubkan dengan arsitektur yang rumit dan sulit ditiru, bahkan di antaranya ada yang menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Setelah beberapa ribu tahun berlalu kini bangunan Era Mesir Kuno menjadi destinasi-destinasi wisata yang sangat populer di dunia. Berikut adalah beberapa yang bisa menjadi tujuan wisata sejarah untuk anda saat berlibur di Mesir. 

1. Piramida Giza
Merupakan piramida terbesar dan tertua di Mesir, berada di Nekropolis Giza dan masih menjadi bagian dari salah satu tujuh keajaiban dunia. Dibangun sekitar tahun 2560 SM dan memakan waktu sekitar 20 tahun, piramida ini memiliki tinggi 139 meter dan lebih dari dua juta balok batu digunakan untuk membangun piramida ini.

Diyakini piramida terbesar ini menjadi makam untuk Firaun dinasti keempat Mesir Khufu, oleh karena itu piramida ini sering disebut dengan Piramida Khufu. Kompleks Piramida Giza merupakan objek wisata sejarah terfavorit dan terpopuler di Mesir. Terutama anda yang menyukai wisata sejarah dan menyukai bangunan kuno yang memiliki arsitektur mengagumkan.

Letak Piramida Giza tidaklah jauh dari pusat kota Kairo, Mesir. Untuk menuju lokasi wisata anda bisa menggunakan transportasi umum seperti taksi, Metro Kairo, dan bus. Untuk mengunjungi piramida terbesar, wisatawan dikenakan biaya tiket masuk seharga 200 EGP (Egyptian Pound) atau sekitar 150ribu rupiah.

2. Kuil Karnak
Meskipun banyak bagian yang telah rusak, Kuil Karnak tetap menjadi salah satu tujuan wisata sejarah terpopuler di Mesir. Karnak merupakan sebuah situs keagamaan kuno yang terbesar di dunia yang mewaliki gabungan pencapaian yang diraih dari banyak generasi para pendiri Mesir.

Dibangun sekitar tahun 1570-1100 SM di masa Firaun dari Kerajaan Baru. Pada pembangunannya dahulu, Kuil Karnak dikhususkan untuk triad Thebes, yakni: Amun, Mut, dan Khonsu. Tiga nama tersebut adalah nama dewa-dewa dalam mitologi dan peradaban Mesir Kuno.

Satu bagian yang sangat menarik adalah pada bagian struktur bernama Hypostyle Hall, berbentuk seperti aula. Bagian ini memiliki luas sekitar 5000 meter persegi dengan 134 tiang penyangga yang terbagi menjadi 16 baris. Yang juga menakjubkan adalah relief-relief yang terukir di dalam kuil yang mengisahkan tentang para dewa dan kehidupan masyarakat waktu itu.

3. Piramida Djoser
Selain Piramida Giza, piramida lain yang tidak boleh terlewatkan saat berwisata di Mesir adalah Piramida Djoser yang juga menjadi lokasi wisata sejarah yang sangat poluper di Mesir. Piramida ini berada di sebelah tenggara Komplek Piramida Giza berjarak sekitar 15 km.

Piramida Djoser ini memiliki bentuk yang sangat unik berbeda dari piramida-piramida lainnya di Mesir. Piramida ini memiliki bentuk tangga atau bertingkat dan merupakan piramida tertua di Mesir. Dibangun sekitar abad ke-27 SM oleh arsiteknya bernama Imhotep untuk makam Firaun Djoser. Terletak di Saqqara Nekropolis yang memiliki tiga buah piramida, yakni Piramida Djoser (tengah), Piramida Unas (kiri) dan Piramida Userkaf (kanan). 

Lokasi Komplek Piramida di Saqqara ini berlokasi cukup dekat dari kota Kairo, perjalanan menghabiskan waktu sekitar 1 jam dalam kondisi lalu lintas lancar. Di dalam lokasi piramida ini anda bisa berjalan mengelilingi piramida dengan menggunakan unta yang banyak disewakan oleh penduduk setempat.

4. Patung Sphinx
Masih berada satu kompleks dengan Piramida Giza, Sphinx juga merupakan tujuan wisata sejarah terfavorit yang ada di Mesir. Sphinx atau dalam bahasa arab disebut Abu al Hul merupakan sebuah patung berbentuk kepala manusia dan berbadan singa. Dibangun sekitar milenium ketiga atau tepatnya masa kerajaan Firaun Kafre dari dinasti ke-4. Patung Sphinx ini memiliki ukuran yang sangat besar memiliki panjang 73,5 meter, lebar 6 meter dan tinggi 20,2 meter.

Untuk mengunjungi Sphinx anda cukup menggunakan bus atau taksi dari kota Kairo. Jarak antara Kairo dengan lokasi Kompleks Piramida Giza di mana terdapat patung Sphinx yakni sekitar 25 km. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit dalam kondisi lalu lintas yang lancar.

Untuk anda yang tidak ingin lelah mengelilingi area Sphinx anda dapat menyewa unta dan kuda yang ditawarkan penduduk setempat. Terdapat juga suvenir-suvenir menarik dijual di sekitar area wisata sangat cocok jika anda ingin membawa pulang untuk kenang-kenangan berwisata di Mesir.

5. Kuil Abu Simbel
Kuil Abu Simbel merupakan merupakan kuil yang sangat terkenal di Mesir dan menjadi salah satu tempat wisata terpopuler dan terfavorit wisatawan domestik dan mancanegara. Kuil ini disebut juga Monumen Nubia berada di ujung Danau Nasser di Nubia, Mesir Selatan sekitar 290 km dari kota Aswan. Sekarang ini kuil Abu Simbel merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO di kawasan negara arab ditetapkan pada tahun 1979 dan merupakan sebuah situs arkeologi yang terdiri dari dua kuil batu.

Kuil ini dibangun sekitar abad ke-13 SM saat Firaun Ramses II masih berkuasa. Pembangunan dilakukan dengan memahat tebing batu pasir, sebagai monumen abadi untuk dirinya dan istrinya Nefertari karena kemenangan di Perang Kadesh. Di bagian depan Kuil terdapat 4 patung dengan posisi duduk patung ini adalah patung Firaun Ramses II yang memiliki tinggi lebih dari 20 meter. Terdapat pula patung-patung yang berukuran lebih kecil yakni patung istrinya Nefertari dan anaknya.

Pada tahun 1960an kuil ini dipindahkan karena proyek pembuatan Bendungan Aswan untuk menghindari tenggelamnya situs bersejarah ini. Pemindahan ini dilakukan oleh UNESCO dengan memotong tebing batu dan menyusunnya kembali di tempat yang baru sekitar 200 ke arah selatan atau sekitar 60 meter di atas sungai Nil.

6. Piramida Merah
Meskipun tidak sebanyak wisatawan seperti di Piramida Giza, tetapi Piramida Merah ini merupakan salah satu piramida yang populer untuk dikunjungi karena sangat menakjubkan. Piramida ini disebut-sebut menjadi kesuksesan pertama dalam mencoba membangun piramida dengan sisi-sisi yang rata dan sempurna. 

Piramida ini terletak di Nekropolis Dahshur dibangun oleh Firaun Sneferu dari kerajaan Lama, tingginya mencapai 104 meter menjadikannya sebagai piramida ke-3 tertinggi yang pernah dibangun di Mesir setelah Piramida Khufu dan Khafra di Giza. Di Nekropolis Dahshur terdapat dua piramida yaitu Piramida Merah (Red Pyramid) dan Piramida Bengkok (Bent Pyramid) yang berjarak sekitar satu kilometer ke selatan dari Piramida Merah.

Sebelumnya Piramida Merah ditutup untuk wisatawan selama bertahun-tahun karena dekat dengan kamp tentara. Tetapi sekarang ini telah dibuka untuk umum dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang populer di Mesir. Jika anda berkunjung ke Mesir, cobalah untuk mengunjungi piramida yang berada di Nekroplis Dahshur ini.

7. Kuil Hatshepsut
Satu lagi yang menjadi tempat wisata sejarah terpopuler di Mesir, Kuil Hapshepsut atau biasa dikenal dengan sebutan Djeser-Djeseru merupakan kuil pemakaman yang dibangun untuk menhormati Hapshepsut, seorang Firaun perempuan dalam sejarah peradaban Mesir kuno. Hatshepsut memiliki arti Perempuan Bangsawan Paling Terkemuka. Kuil ini terletak di tepi barat Sungai Nil di bawah tebing di Dair el-Bahari di sebelah kuil pemakaman Mentuhotep II.

Menurut para Egiptologis Hatshepsus merupakan salah satu Firaun perempuan yang paling berhasil di Mesir. Ia memerintah sekitar tahun 1479 SM sampai 1458 SM pada dinasti ke-18 dan membawa Mesir menjadi sebuah kerajaan yang kuat dan memiliki hubungan internasional yang maju dan ekonomi yang stabil.

Kuil pemakaman ini memiliki keindahan yang luar biasa, terasnya memiliki pilar-pilar dan pijakan yang indah. Keindahan ini menjadikan Kuil Hapshepsut sebagai mahakarya arsitektur yang menakjubkan di dunia. Bagi anda yang ingin mengunjungi Kuil Hapshepsut ada baiknya untuk mencari penginapan di daerah tersebut agar bisa mengujungi tempat-tempat wisata lain misalnya di Lembah Para Raja, Kuil Luxor, Kuil Karnak dan lain sebagainya.

Demikianlah lokasi-lokasi wisata sejarah yang populer di Mesir, lokasi tersebut semuanya berada di wilayah padang pasir sehingga memiliki udara yang sangat panas saat siang hari. Untuk anda yang belum pernah pergi ke daerah padang pasir ada baiknya untuk mempersiapkan beberapa barang bawaan wajib untuk mengurangi efek cuaca siang hari yang begitu panas diantaranya adalah topi, kacamata hitam, pakaian lengan panjang atau pakaian tertutup lainnya dan usahakan yang berwarna cerah, dan tentunya air minum untuk menghindari dehidrasi. Anda juga bisa mengunjungi Mesir ketika musim dingin sekitar bulan Oktober hingga Januari untuk mendapatkan cuaca yang bersuhu lebih rendah sekitar 30-35°C hanya saja akan ramai wisatawan di musim ini.

0 Response to "7 Wisata Sejarah Mesir Kuno Terpopuler di Dunia yang Wajib Dikunjungi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel